Southampton – Virgil van Dijk memang sudah ingin meninggalkan Southampton. Tapi, klub masih bersikeras bisa menahan bek asal Belanda itu agar tidak pergi.

Masa depan Van Dijk kini tengah jadi spekulasi menyusul ketertarikan The Reds sekitar dua bulan lalu. Tapi, pendekatan ilegal yang dilakukan klub itu membuat pengejaran dihentikan sementara.

Tapi, belum lama ini Van Dijk akhirnya mengajukan permintaan kepada klub untuk menjualnya. Ini jadi puncak kekesalan Van Dijk karena Southampton selalu menghalang-halanginya untuk pergi.

Meski permintaan transfer sudah dilayangkan, sampai saat ini belum ada tawaran resmi baik dari The Reds atau klub-klub lain seperti The Blues, The Gunner, serta Manchester City yang datang ke meja petinggi The Saints.

Dengan bursa transfer menyisakan tiga pekan lagi, Southampton berharap Van Dijk mau berubah pikiran meski kemungkinanya terbilang sangat kecil. Saat ini Van Dijk sudah berlatih terpisah dari tim utama dan bahkan tidak mengikuti latihan pramusim sama sekali.

“Reaksi saya masih sama seperti tiga pekan lalu. Kami berharap dia mau kembali berlatih bersama kami karena kami butuh para pemain, kami butuh mereka semua,” ujar manajer Soton, Mauricio Pellegrino, seperti dikutip The Reds Echo.

“Semoga saja dia bisa mengubah pemikirannya karena kami butuh dia. Virgil adalah pemain penting. Kami butuh dia fokus ke klub ini,” sambungnya.

“Klub sendiri sudah jelas sedari awal dan begitu juga dengan si pemain.”

“Kami tidak bisa mengontrol semua kondisi yang ada. Kami hanya bisa menentukan apa yang kami kerja, perubahan di dalam klub ini, di dalam tim sendiri. Virgil adalah bagiandari tim ini. Tapi kini kami akan menunggu.”

“Dia tidak akan main akhir pekan ini. Pekan ini dia terserang virus dan sudah absen latihan dua hari terakhir ini,” tutup Pellegrino.

(mrp/cas)


NO COMMENTS